Ada Apa Indonesia ?

Ada apa dengan Indonesia ? Mengalami 2 kekalahan di awal pertandingan Kualifikasi Piala Dunia, bahkan di kandangnya sendiri! Salah satunya melawan negara tetangga, yang kita tau kedua negara ini sering berselisih.

Pertandingan pertama Kualifiaksi Piala Dunia, Indonesia menghadapi Negara serumpun, yaitu Malaysia. Bermain cukup bagus mulai dari pluit babak pertama dibunyikan, Indonesia unggul melalui kaki Beto Goncalves. Setelah unggul Indonesia bukannya bermain bagus malah terlihat lebih defensive, tidak memanfaatkan momentum keunggulan 1-0 untuk menambah golnya. Padahal kita main di Rumah sendiri. Babak kedua dimulai, lagi-lagi Beto berhasil membawa unggul Indonesia menjadi 2-0 berkat Gol cantiknya. Tapiii, Indonesia kembali tidak meningkatkan serangan melainkan menunggu bola, tidak melakukan pressing. Pergantian Zulviandi dan dimasukkannya Rizki Pellu sama sekali tidak berpengaruh. Indonesia malah kebobolan 3 GOL di babak kedua. 

Thailand menjadi lawan berikutnya bagi Indonesia. Pendukung serta masyarakat Indonesia masih optimis dengan Timnas, dan percaya mereka masih bisa melangkah lebih jauh di Kompetisi ini. Pertandingan berjalan dengan baik, Indonesia mempunya beberapa peluang berbahaya di babak pertama. Namun, kondisi di lapangan sama dengan ketika menghadapi Malaysia, alih-alih menguasai ball possesion, Indonesia malah menerapkan strategi bertahan dan mengandalkan serangan balik. Hingga babak pertama selesai, skor tetap 0-0. 

Babak kedua, masih sama seperti babak pertama, mengandalkan serangan balik yang tidak efektif. Dampaknya, gawang Indonesia dibobol oleh pemain Thailand. Dari pertandingan pertama, kita bisa lihat sisi kanan yang ditempati oleh Yustinus Pae selalu diincar oleh para pemain lawan. Usia yang sudah tidak muda lagi membuat Tinus Pae keteteran menghadapi lawan-lawannya yang mempunyai kecepatan, sehingga ia sering kali out of position. Indonesia pun kalah dengan skor akhir 0-3 di Gelora Bung Karno.

Siapa yang salah ? Pemain yang tidak bisa memahami taktik pelatih ? Coach Simon yang tidak  bisa menerapkan strategi jitu untuk melawan Malaysia ? Atau, PT LIB dan PSSI
kita yang menyebabkan pemain keletihan karena jadwal Liga yang padat ?

Lekas berbenah, Indonesia!

Komentar